Saya bertemu dan mewawancara Datuk A Kadir Jasin hari ini untuk artikel saya di mStar Online. Atau, jika anda malas melihat iklan "orang kuning", sila klik di sini mStar Online (tanpa iklan).
Turut diwawancara, Ahirudin Attan (aka Rocky), seorang lagi wartawan kanan kumpulan NSTP, selain pengulas isu-isu politik semasa James Wong Wing On.
Ketiga-tiga mereka memiliki blog.
Setakat hari ini belum diterbitkan walau lebih separuh sudah siap. Tunggu kemunculannya di mStar Online! Sementara itu, boleh baca berita-berita lain dulu ... atau artikel-artikel saya yang lepas di Pojok mStar Online.
[2]
Yang menarik perhatian saya di blog AKJ, tulisan ini 'Khairy's influence' pada 10 Ogos:Way back in 1999**, I allowed to be published in the New Sunday Times an article by commentator Askiah Adam, that described the Umno Supreme Council’s decision to disallow contest for the post of President and Deputy President as dereliction of duty.
Well, it was one of those more costly “publish and be damned” decisions that I had made. I paid the price.
Catatan ini, dan juga wawancara dengan AKJ tadi, mengingatkan saya pada Askiah sewaktu kami menghabiskan masa di Jakarta -- dan sewaktu saya (kami bertiga makan malam, termasuk seorang teman dari Thailand) meratah burung dara di sebuah restoran berprestij. Terima kasih, Askiah!
** seingat saya artikel ini terbit dalam NST pada tahun 2000, bukan 1999 seperti catatan Datuk.


